40 Amalan Kecil, Paling Tinggi Manihatul ‘Anzi Namun Ganjaranya Syurga

40 Amalan Kecil Tapi Jalan ke Surga

Maulana Syekh Ali Jum’ah dan Syekh Yusri Rusydi hafizhahumallah menyebutkan tentang karangan Syekh mereka “Maulana Syekh Abdullah al-Ghumari rahimahullah” dalam pembahasan hadist: “40 amalan, paling tinggi manihatul ‘anzi, siapa saja yang melakukan salah satu amalan itu dengan harapan pahala dan percaya janjinya, maka akan dimasukkan syurga berkat amalan itu”.

Apa saja amalan itu?

  1.  Manihatul ‘anzi; meminjamkan kambing, sapi dsb untuk diperah susunya & diminum oleh yang memerah & keluarganya.
  2. . Menyingkirkan kotoran/yang menggangu dari jalanan.
  3.  Memberi minum haiwan.
  4.  Mengunjungi orang sa(kit).
  5.  Mengunjungi saudara karena Allah.
  6.  Membagikan sebagian dari yang dianugerahkan Allah SWT.
  7.  Amar ma’ruf.
  8.  Membantu kaum lemah; misalnya membantu memilihkan barang yang tepat, mengangkat barang, memperbaiki suatu yang ro(sak) yang orang lemah itu tidak bisa melakukannya.
  9.  Membantu mereka yang dizha(limi).
  10.  Menjaga diri dari me(nya)kiti orang lain.
  11.  Menjawab salam.
  12.  Mendo’akan orang bersin yang mengucapkan “alhamdulillah”.
  13.  Mendatangi/mengabulkan undangan.
  14.  Mengikuti/mengiringi jena(zah).
  15. . Memulai mengucapkan salam.
  16.  Memberi nasehat.
  17.  Mengeluarkan kotoran/sampah dari masjid.
  18.  Senyum/bermuka manis pada muslim.
  19.  Menunjukkan jalan pada orang yang ter(se)sat jalan.
  20.  Yang melihat membimbing yang matanya kurang penglihatannya.
  21.  Nahi mun(kar).
  22.  Memasukkan air dari embermu ke ember saudaramu.
  23.  Mendengarkan (menyampaikan sesuatu) pada mereka yang kurang pendengaran.
  24.  Menuntun orang bu(ta).
  25.  Membantu orang yang kesu sahan/kebingungan dalam menyelesaikan keperluannya.
  26.  Membantu yang lemah.
  27.  Mengangkatkan barang ke kendaraan; termasuk juga membantu memperbaiki kendaraan yang rosak di jalanan.
  28.  Adil dalam menyelesaikan per(seng)ketaan antara 2 pihak yang berseng keta.
  29.  Perkataan yang baik/manis.
  30.  Menyambungkan lidah mereka yang tidak bisa mengungkapkan apa yang mau dikatakan; termasuk menterjemahkan perkataan mereka yang berbeza bahasa.
  31.  Memberi minum.
  32.  Memberi/menambahkan tali untuk ikatan yang kurang panjang talinya pada barang saudaramu.
  33.  Memberi tali untuk mengikat alas kaki (kasut) saudaramu.
  34.  Menghibur/menemani saudara yang sedang se(dih) ataupun keta(ku)tan.
  35.  Toleransi dalam berjual beli.
  36.  Toleransi dalam membayar hu(tang) & mena gih hu(tang).
  37.  Memberi tempo(masa) untuk mereka yang kesu(sa)han sampai mampu membayar.
  38.  Toleransi dalam menerima pembayaran; memaafkan kalau pembayaran barang kurang sedikit dari seharusnya karena yang membeli kurang membawa uangnya & tidak meminta si pembeli untuk balik mengambil uang tambahan yang kurang. Atau memaafkan kalau ada uang yang agak rusak.
  39.  Menutup aib mukmin.
  40.  Ta’ziah untuk muslim & muslimah yang berdu(ka).

Maulana Syekh Abdullah al-Ghumari rahimahullah menyampaikan bahwa “40 amalan kecil ini di pahalanya besar, ia juga menunjukkan hubungan kasih sayang & saling menolong antara sesama muslim.

Ketika seseorang dari kalian merasa bahwa ada saudaranya yang memerlukan pertolongan secara materi atau maknawi, maka ia pun meringankan beban saudaranya dengan niat menyambung silaturrahmi & mengharap ridha Allah SWT & pahala.

Sehingga masyarakat muslim merupakan tatanan masyarakat terbaik, akhlak mereka juga akhlak tertinggi.

Semoga Allah Memberi taufiq & hidayah…”.

Maulana Syekh Abdullah al-Ghumari rahimahullah

Kitab: Tamam al-Minnah bi Bayan al-Khishal al-Mujabah li al-Jannah.

والله أعلمُ

Semoga perkongsian ini mendapat manfaat kita bersama. Kongsikan kepada keluarga dan sahabat-sahabat anda !

عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ عُقْبَةَ بْنِ عَمْرٍو الْأَنْصَارِيِّ البَدْرِيِّ رَضِيَ اللّٰهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ.

صحيح مسلم ، كتاب الإمارة ، باب فضل إعانة الغازي في سبيل الله بمركوب وغيره، وخلافته في أهله بخير ، حديث رقم 1893

Daripada Abu Mas’ud ‘Uqbah bin Amriy Al-Anshori Al-Badriy, beliau berkata : Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: “Sesiapa yang dapat menunjukkan suatu kebaikan (kemudian diikuti dan dilakukan kebaikan tersebut oleh seseorang yang lain) maka dia akan mendapat pahala seperti orang yang melakukannya.” (Hadith riwayat Muslim, No.Hadith : 1893)

Like dan Follow kami di @genganakmuda dan @viralmalaysiaku

Disediakan oleh : abunur@vmk
Sumber : Hilma Rosyida Ahmad

Related articles